Senin, 19 Januari 2009

anak indonesia masih kurang anggaranya

baru saja mengikuti pertemuan di tingkat nasional bertempat di jogja 12-15 januari 2009
di adakan oleh salah satu NGO di ikuti oleh 40 wilayah di indonesia, bertemu membahas tentang isuee PARTISIPASI ANAK, tidak di NTT, NTB, JAWA dll laporan dari temuan lapangan ternyata, pengabaian pendidikan, kesehatan dan partisipasi masih saja terjadi terhadap GEnerasi masa yang akan datang yaitu ANAK-anak, terlihat dari pungutan biaya pendidikan yang masih terjadi, pola pengajaran yang baku ''botton up'' dan sudah tua tapi tidak mengenal baca tulis, mahalnya rumah sakit, gizi buruk, dll, serta kurangnya dukungan dari masyarakat dan pemerintah terhadap kebijakan-kebijakan anak, hampir setiap NGO yang berada di setiap daerah tidak mengetahui berapa pemerintah menganggarkan pendidikan untuk anak, kesehatan dll. kalau para NGO sendiri tidak sensitife anggaran berbasis hak anak bagaimana dengan masyarakat yang sudah tahu ada masalah tapi kurang reaksinya terhadap isuee, this's very embarasing, sama siapa kita akan bertanya tentang semua ini? ..... akan tetapi padamnya semangat peserta yang makin padam hal ini tidak menyurutkan niat mereka, justru ini dianggap kekuatan untuk membangun negara yang mementingkan terbaik untuk anak, saya sendiri di acara terlibat sebagai pe ''nanya'' atau fasilitator dewan atau forum anak di setiap wilayah, sederhana sekali yang kita gali atau kaji ketika berada di wilayah tentunya yang berkaitan dengan anak, adalah menganalisa hak apa yang hilang dari perubahan before an after, Konvensi Hak Anak adalah salah satu pedoman untuk melangkah lebih sensitife terhadap kasus-kasus dan isuee anak, lalu Membenarkan bahwa Hak partisipasi adalah Hak anak yang paling dasar, seperti ketika anak bayi yang lapar dia akan menangis karena dia menyuarakan hak yang wajib ia dapatkan.... akhirnya ketika para peserta mengenal peranya mereka siap dan membuat rencana tindak lanjut untuk kedepanya, termasuk punya perspektive anggaran untuk anak berapa ? di setiap wilayahnya... untuk temanku semua MARI KITA sensitive anggaran anak demi meningkatnya pemenuhan hak anak.... dan berkurangnya kasus dan isuee anak yang terburuk (pelanggaran hak anak) catatan, untuk foto dan dokumentasi lainya sedang di edit... tulisan by ali